Customer
|
Saturday, 07 May 2011 |
Setidaknya ada tiga perusahaan ternama yang mengadakan ujian rekrutmen dengan Digital Mark Reader (DMR) di bulan April 2011. Ketiga perusahaan tersebut adalah Jasindo, PUSRI dan Krakatau Steel.
PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) mengadakan ujian seleksi rekrutmen di 15 kota dengan pemeriksaan dipusatkan di Jakarta. Jumlah peserta ribuan orang dan setiap peserta harus mengisi 2 lembar jawab komputer (LJK) berformat DMR. Uniknya, selain mencantumkan IPK, mereka juga perlu mencantumkan tinggi badan dan berat badan.
PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) mengadakan ujian seleksi di 4 kota, salah satunya adalah di Bandung. Pemeriksaan ujian rekrutmen di Bandung dipusatkan di ITB dengan disaksikan oleh pengawas dari PT PUSRI Palembang. Walaupun peserta rekrutmen di Bandung kurang dari 200 orang, pemeriksaan dengan bantuan scanner DMR perlu dilakukan karena terdapat 20 jenis kunci jawaban sesuai dengan jurusan dan pekerjaan yang dilamar. Dalam hitungan menit, hasil pemeriksaan yang telah diverifikasi kemudian dikirimkan melalui e-mail untuk diolah di Palembang dalam rangka pengumuman peserta seleksi yang lolos ke tahap berikutnya.
ITB juga pernah memberikan bantuan kepada PT Krakatau Steel dalam rekrutmen karyawan beberapa tahun lalu. Namun pada tahun 2011, PT Krakatau Steel telah mulai menggunakan unit scanner DMR miliknya sendiri untuk pemeriksaan rekrutmen. Selain tes biasa yang karakteristiknya hanya satu yang benar, DMR juga digunakan untuk pemeriksaan psikotes yang karakteristiknya berbeda, di mana jawaban peserta boleh lebih dari satu, misalnya IST, alat tes intelegensi dengan 9 subtes.
DMR telah terbukti memiliki kualitas dan layanan pendukung yang sangat baik. Hal tersebut dapat dilihat dari penggunanya yang kebanyakan dari lembaga maupun perusahaan ternama yang tentu sangat selektif dalam pemilihan produk yang digunakan, apalagi yang dapat mempengaruhi kualitas SDM yang dihasilkan.
Bila Anda membutuhkan DMR sebagai alat bantu rekrutmen khususnya dalam pemeriksaan LJK, tersedia pilihan beli maupun sewa. Silakan hubungi/SMS 08156219300 untuk info lebih lanjut. Dapatkan harga menarik yang bisa dinego.
|
|
Last Updated ( Saturday, 07 May 2011 )
|
|
|
Tuesday, 20 July 2010 |
|
Minggu, 4 Juli 2010 adalah hari pelaksanaan tes Ujian Tulis Gelombang II (UTG II) Seleksi Mahasiswa Baru Bersama Telkom (SMBB Telkom) Tahun Akademik 2010/2011 yang berada di bawah Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) meliputi Institut Teknologi Telkom (IT Telkom), Institut Manajemen Telkom (IM Telkom), Politeknik Telkom, Telkom PDC (Professional Development Center) dan Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia Telkom (STISI Telkom).
Ujian tersebut dilaksanakan di 25 kota, yaitu Balikpapan, Banda Aceh, Bandar Lampung, Banjar Baru, Bandung, Bekasi, Bogor, Cilegon, Cirebon, Denpasar, Jakarta, Makassar, Medan, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Palembang, Pontianak, Purwokerto, Surabaya, Semarang, Surakarta, Tangerang, Tasikmalaya, dan Yogyakarta. Hasil ujian SMBB tersebut diperiksa di Bandung, sehari kemudian.
Berbeda dengan pemeriksaan ujian-ujian sebelumnya yang menggunakan scanner OMR Opscan, pemeriksaan UTG II SMBB Telkom tahun 2010 menggunakan 2 unit scanner Digital Mark Reader (DMR), yaitu 1 unit DMR Profesional Fujitsu dengan kecepatan 40 lembar per menit, dan 1 unit DMR Eksklusif Fujitsu dengan kecepatan 60 lembar per menit.
Pemeriksaan Lembar Jawab Komputer (LJK) berformat OMR tersebut tidak menjadi masalah bagi DMR yang mampu memeriksa berbagai format LJK. Sebanyak 8000 LJK diperiksa di kampus IT Telkom, dengan disaksikan oleh Ketua Panitia SMBB Telkom 2010, Drs. Danang Mursita, M.Si. dan Rektor IT Telkom, Ir. Ahmad Tri Hanuranto, M.T.
|
|
Last Updated ( Tuesday, 20 July 2010 )
|
|
Read more...
|
|
|
Wednesday, 03 March 2010 |
- Telah menjadi trend untuk alat periksa ujian, kuesioner & entri data.
- Hasil inovasi terbaik, mendapat penghargaan tingkat nasional Indonesia APICTA 2004.
- Tercepat, mampu baca 12.000 LJK per menit.
- Bantuan teknis tak kenal libur.
- Update DMR gratis via Internet.
- Tersedia scanner pengganti saat dibutuhkan.
- Portabel dengan USB flash disk, tak perlu diinstal.
- Multi user, bonus dongle verifikator hingga 4 unit.
- Teruji, terbukti tahan bertahun-tahun di beberapa Polda, sekolah dan Dinas Psikologi TNI, serta Lembaga Sandi Negara.
- Fitur lengkap, analisis melimpah, dan terus bertambah.
- Paling banyak bonusnya, termasuk gratis antivirus Kaspersky.
- Mampu mengenali segala LJK OMR.
- Total cost of ownership DMR jauh lebih murah daripada OMR.
- Digunakan sebagai alat entri data di Chevron, Darya-Varia & Toyota Astra.
- Hampir 100 universitas telah menggunakannya, termasuk ITB, UI, UGM, IPB, Unpad, untuk ujian, kuesioner, maupun registrasi.
- Pengguna bebas membuat rancangan LJK sendiri, jumlah isian tidak dibatasi.
- Menjadi andalan BKN, BKD dan Setneg, Kementerian Pertahanan, dan banyak kementerian lain untuk pemeriksaan jutaan LJK CPNS.
- Tersedia fasilitas training gratis dan pendampingan bila dibutuhkan.
- BKB Nurul Fikri, Bimbel Ganesha Operation, Primagama, Bintang Pelajar, SSC, JILC dapat melayani semakin banyak siswa setelah mengoperasikan DMR.
- Menjadi software resmi Depdiknas untuk UASBN 2008, ujian formal skala nasional pertama yang pengisiannya dengan tanda silang.
- Dikembangkan tanpa henti oleh tim peneliti yang dipimpin Prof Iping Supriana dari Informatika ITB.
- DMR adalah brand yang paling terkenal, dapat meningkatkan prestise lembaga penggunanya.
- Pilihan scanner beragam dari Fujitsu, Canon, Kodak, HP, Avision, dan Plustek, namun DMR hanya dipaketkan dengan tipe yang lulus uji teknis.
- Tersedia tipe scanner yang tetap dapat bekerja saat mati lampu.
- Panduan lengkap berupa buku dan video, konsultasi online juga didukung oleh teknisi dan trainer yang siaga di beberapa kota.
Baca Juga:
- Paket Umum
- Paket Sekolah |
|
Last Updated ( Friday, 12 March 2010 )
|
|
|
Friday, 29 January 2010 |
Di akhir bulan Januari 2010, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) kembali menambah scanner LJK dan lisensi Digital Mark Reader (DMR) yang dimilikinya. Pelatihan penggunaan scanner Fujitsu dan DMR Profesional tersebut berlangsung di Gedung E Kemendiknas selama 4 jam. Rencananya, DMR sebagai scanner LJK akan digunakan untuk kegiatan peningkatan mutu pembelajaran.
Sebelumnya, Kemendiknas telah menggunakan ratusan unit scanner Fujitsu dan lisensi DMR Profesional buatan Codena untuk digunakan di berbagai organisasi di bawah koordinasi Kemendiknas, termasuk dinas pendidikan kabupaten/kota, Pusdiklat Pegawai, Puspendik, PMPTK, LPMP, PPPG Tertulis, dsb.
Di bulan yang sama, pengguna DMR Profesional untuk keperluan ujian dan psikotes juga bertambah, yaitu di Dinas Psikologi TNI-AU dan Dinas Psikologi TNI-AD. Hal ini membuktikan kualitas produk dan layanan DMR yang makin dapat diandalkan dan terpercaya. |
|
Last Updated ( Friday, 29 January 2010 )
|
|
|
Wednesday, 21 October 2009 |
|
Saya bekerja pada sebuah lembaga diklat guru matematika. Pekerjaan saya berhubungan dengan evaluasi terselenggaranya diklat. Setiap bulan saya harus menyebarkan 3 jenis angket kuesioner kepada peserta diklat, kurang lebih masing-masing sebanyak 70 lembar. Masalah yang dihadapi adalah ketika tiba saatnya harus mengolah angket-angket tersebut. Dengan cara manual saya hrus menginput data satu per satu, pekerjaan dirasa sangat lama dan memang terlalu lama. Belum lagi tuntutan dari bagian lain yang akan segera menggunakan hasil olah angket tersebut untuk keperluan laporan. Untungnya kantor membeli perangkat scanner yang dilengkapi dengan program Digital Mark Reader (DMR).
|
|
Last Updated ( Wednesday, 21 October 2009 )
|
|
Read more...
|
|
| |
|
Peluang UsahaBagi Anda yang berminat untuk bergabung di dalam sistem keagenan DMR, silakan SMS ke 08157114802 | email : zulfikar[at]codena.co.id
|